Polines Gandeng PT Braja Elektrik Motor Terapkan Inovasi Smart Teknologi dalam Konversi Motor Listrik

Melalui Program Matching Fund dari Dirjen Vokasi Kemendikbudristek TA. 2023, tim dosen POLINES menggandeng PT. Braja Elektrik untuk berkolaborasi menciptakan inovasi alat konversi motor listrik, khususnya komponen part utama part kit yang diimplementasikan pada kendaraan listrik matic dan bebek.

 Melalui Program Matching pendanaan dari Dirjen Vokasi Kemendikbud Ristek TA.2023, tim dosen Politeknik Negeri Semarang (Polines) berupaya memberikan trobosan inovasi dan pendampingan.

Diketuai oleh Ahmad Hamim Su’udy, S.Pd., M.T dari Program Studi Konversi Energi dan didukung oleh empat anggotanya yaitu Ali Sai’in, S.Pd., M.T, M. Showi N.U. S.Pd., M.T, Nur Fatowil Aulia S.T.M.T serta Afandi Nur Aziz Thohari, S.T., M.Cs dan Aisyatul Karima, S.Kom., M.CS dari Program Studi Teknik Informatika mulai melaksanakan pendampingan sejak Maret 2023.

Pada program ini, Dosen Polines Semarang mengembangkan sebuah inovasi komponen part utama part kit yang terdiri dari casing dynamo 2KW, Braket Baterai Lithium, serta sistem arm plug n play yang diimplementasikan pada kendaraan listrik matic dan bebek.

Produk ini memiliki keunggulan proses penggantian sehingga tidak memerlukan waktu lama dalam proses konversi motor, hanya memerlukan waktu kurang dari 4 jam dalam proses konversi motor BBM menjadi motor listrik.

Produk ini dapat memberikan kemudahan bagi para dunia penggerak motor konversi, di Indonesia sendiri target pemerintah pada tahun 2030 sebanyak 13 juta motor yang akan dikonversikan ini adalah salah satu strategi pemerintah dalam mengakselerasi menuju Net Zero Emission pada tahun 2060.

Hasil dari program ini serta upaya keberlanjutan berupa terbentuknya teaching factory serta terwujudnya bengkel konversi energi yang tersertifikasi oleh kementrian perhubungan.

PT. Braja Elektrik dapat memanfaatkan produk luaran program ini dalam meningkatkan produksi serta pemasaran produk kendaraan listriknya.