Menristek Dikti Nilai Kampus Jadi Gerbang Utama Cegah Radikalisme

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir, seusai Meresmikan sistem pemanfaatan air Panel SuryaSistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sistem Pompa Air Tenaga Surya (SPATS) di desa Temuireng, Panggang, Gunungkidul Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir, seusai Meresmikan sistem pemanfaatan air Panel SuryaSistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sistem Pompa Air Tenaga Surya (SPATS) di desa Temuireng, Panggang, Gunungkidul(Kompas.com/Markus Yuwono)

Kompas.com - 14/05/2018, 11:34 WIB

61 Persen Perguruan Tinggi Terakreditasi C

Mahasiswa perguruan tinggi

Rabu, 09 Mei 2018 – 21:40 WIB

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Penjaminan Mutu Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Aris Junaidi mengungkapkan, sampai saat ini mutu pendidikan tinggi di Indonesia masih memprihatinkan.

Berdasarkan data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) per 8 Mei 2018, 61 persen institusi pendidikan tinggi masih terakreditasi C. Sebanyak 35 persen terakreditasi B, dan hanya 4 persen yang terakreditasi A.

Kepala Bappenas Usulkan Moratorium Perguruan Tinggi Baru

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro. FOTO: Dok. JPNN.com

Rabu, 09 Mei 2018 – 00:12 WIB

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengusulkan adanya moratorium (penghentian sementara) izin perguruan tinggi (PT) baru. Baik itu kampus negeri maupun swasta. Alasannya saat ini sebaiknya berfokus pada peningkatan kualitas, ketimbang kuantitas.

Pages